google-site-verification=UZOJzgQVIWen0hhmMkzbFt_zhpkperI9dij4XvLIaW8 Mengupas Buku"Guru Satu Menit" Karangan Spencer Johnson google-site-verification=UZOJzgQVIWen0hhmMkzbFt_zhpkperI9dij4XvLIaW8 google-site-verification=UZOJzgQVIWen0hhmMkzbFt_zhpkperI9dij4XvLIaW8

21 Juni 2010

Home » » Mengupas Buku"Guru Satu Menit" Karangan Spencer Johnson

Mengupas Buku"Guru Satu Menit" Karangan Spencer Johnson

Setiap Kita adalah Murid sekaligus Guru,
Kita Berada pada Kondisi Terbaik
Ketika Kita Masing-Masing Mengajar Diri Sendiri
Tentang Apa Yang Perlu Kita Pelajari


Bait diatas, merupakan bagian dari Buku "Guru Satu Menit" Karya Spencer Johnson. Buku setebal 119 halaman ini, berisi fragment percakapan antara Sang Guru, Orang Muda, dan Sekelompok Siswa dalam ruang kelas, dengan setting yang berbeda. Sebenarnya Goal dari buku ini adalah self educated bagi seorang Guru dan pesan yang mau disampaikan adalah bagaimana memahami jiwa sang anak.




The One Minute teacher (Guru Satu Menit)

Summary:usi2506
Buku ini lebih tepat jika di kategorikan sebagai buku psikologi pendidikan karena buku ini bercerita seputar strategi dan pengajaran yang biasa dilakukan oleh seorang guru terhadap siswanya di sekolah. Berbagai permasalahan dan kesulitan yang sering di alami oleh para siswa sebagai objek ajar serta para guru yang menjadi sentral kegiatan, dipaparkan secara enteng dan lugas melalui diskusi ringan antara tokoh Sang Guru dan Orang muda yang merupakan media penyampai atau duta permasalahan secara umum yang sering dijumpai dalam kegiatan belajar mengajar.



Lebih dalam lagi paparan dalam buku ini merupakan galian psikologi jiwa, yaitu bagaimana cara membangun diri supaya potensi yang sudah ada dapat tumbuh dan berkembang sehingga kita bisa meraih kesuksesan seperti yang kita harapkan. Adapun cara membangun atau menyadarkan diri kita salah satunya adalah dengan belajar menerapkan satu rancangan rencana terhadap apa yang akan kita laksanakan. Rancangan itulah yang kemudian disebut sebagai objek sasaran. Ketika kita memulai untuk melakukan suatu tindakan, maka yang mungkin terpikir oleh kita untuk pertama kali adalah bagaimana supaya kita bisa melakukan sesuatu pada sasaran tersebut. Tapi sayangnya, kadang sasaran yang sudah kita rancang, menjadi hilang dan tidak bisa lagi kita temukan, karena orang lain sudah mendahului kita mendapatkan sasaran yang sebenarnya sudah kita rancang untuk meraihnya. Maka timbulah frustasi yang dalam, rasa bersalah dan menyalahkan diri kita sebagai orang yang lalai dan tidak bertanggung jawab.



Perasaan bersalah dan rasa tidak mampu itulah yang pada akhirnya telah memperkerdil pikiran kita. Kita melihat bahwa diri kita tidak lebih dari seonggok daging yang tidak berguna dibanding kan dengan orang lain. Lama perasaan itu bersarang, yang pada akhirnya akan membuat diri kita menjadi seorang pecundang dan pengecut yang tidak berani tampil dan tidak akan pernah menjadi yang nomor satu.



Pada Buku Guru Satu Menit ini, di paparkan bagaimana kita bisa membangun diri kita lebih memiliki potensi dari yang kita duga. Bagaimana kita menumbuhkan rasa percaya diri kita, rasa tanggung jawab kita sehingga kita benar-benar menjadi orang yang memiliki kemampuan dan potensi. Bagaimana kita menciptakan sesuatu yang baru dari diri kita sendiri. Dan pada akhirnya kita akan melihat bahwa orang lain menyukai kita karena mereka mengetahui kemampuan kita. Untuk membangun diri kita, syarat pertama adalah membuat diri kita nyaman dan tenang. Pikir dan renungkan sesuatu tentang diri kita. temukan berapa kali kita melakukan kesalahan; pada orang lain, pada teman dan pada diri kita sendiri, dan temukan berapa kali kita sudah berbuat baik pada orang lain, pada teman dan pada diri sendiri.



Setelah kita menemukan nilai dari diri kita sendiri, berikan aplaus untuk keberhasilan kita dan pujilah diri kita atas keberhasilan yang pernah kita lakukan. Ingat, jangan sekali kali menyalahkan diri kita atau memaki diri kita sendiri untuk sebuah kesalahan. Sebisa mungkin berikan pujian atas semua keberhasilan yang pernah kita kerjakan, berikan nilai plus untuk kita sendiri, karena jika bukan di mulai dari kita yang memuji maka orang lain tidak akan pernah ikut memuji kita.Oleh karena itu, supaya pujian itu lebih terasa; buatlah target sasaran yang akan kita lakukan: Mungkin anda bermimpi untuk bisa menaikan jabatan anda dari supaya gaji anda lebih tinggi dari yang biasa anda terima, maka sasaran anda adalah bagaimana mendapatkan prestasi yang baik supaya gaji bisa naik. Anda mempunyai tugas untuk secepatnya memperbaiki prestasi kerja anda. Dan jika itu di jadikan sebuah target oleh anda, maka, nilai plus dari pekerjaan anda akan bertambah. Anda akan merasa bahwa kerja anda merupakan suatu kewajiban yang jika anda tidak melaksanakannya dengan benar, maka anda akan bersalah dan berdosa. Anda akan berusaha untuk terus dan terus memperbaiki diri anda, untuk mencapai target sasaran.



Lalu bagaimana jika seandainya target itu tidak tercapai ketika kita sudah mempersiapkan dan melakukan semuanaya? kalaupun misalnya target anda tidak tercapai padahal anda sudah berpayah-payah melakukan semua itu demi satu sasaran, minimalnya anda sudah memperolah nilai plus dari yang anda buat sendiri. Dan itu akan sangat berarti untuk anda. Misalnya anda hanya mendapat kan 75% dari 100% yang ingin anda capai, sementara nilai awal anda hanya sekitar 55%, maka sesungguhnya itu sudah merupakan suatu keberhasilan dari anda. Oleh karena itu katakan saya bisa dan berhasil.



Jangan lupa, bahwa pujian untuk diri sendiri itu sangat penting dan berarti.Oleh karena itu belajarlah untuk memuji diri sendiri. katakan bahwa: "Hari ini saya sudah mendapatkan kemajuan, dan saya bisa.." berikan pujian itu untuk anda sebelum orang lain memuji anda. katakan bahwa anda sekarang sudah memiliki banyak kelebihan dan kemampuan untuk melakukan sesuatu daripada sebelumnya. Lalu berikan nilai untuk anda sendiri, dan tersenyum-lah



Pesan yang ingin disampaikan dari Guru satu menit adalah bahwa; Setiap kita adalah murid sekaligus guru. Kita berada pada kondisi terbaik ketika kita masing-masing mengajar diri sendiri tentang apa yang perlu kita pelajari.



The One Minute teacher (Guru Satu Menit) Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/books/dictionary/2015807-minute-teacher-guru-satu-menit/



Related Post



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tulis Komentar anda di sini

Related Posts with Thumbnails
Loading